Even if you have experienced head pain that feels pressing or throbbing, in generalwe do not have to worry about head pain that occasionally arise.
Kamis, 07 April 2011
Three danger signs of headache
Two new species of venomous snake
Scientists discover new species of venomous snake pit viper family in Southeast Asia. This discovery was the result of an expedition to collect snakes from several countries, namely Vietnam, Laos, Cambodia and Thailand. One of the species named Cryptelytrops rubeus because his eyes are red ruby color.This species has a habitat near the city of Ho Chi Minh, lowlands in south Vietnam and the eastern highlands Langobian in Cambodia.
Jumat, 11 Maret 2011
TOEFL
TOEFL (Test of Home as a Foreign Language) is an English language test designed to measure their mastery of English whose native language is not English. This test was developed and conducted by ETS (Educational Testing Service) a nonprofit corporation incorporated in the United States and was first held in 1964. TOEFL score is usually one of the entry requirements in a number of universities in America 2400, Canada and 80 other countries in the world.
There are three parts of the TOEFL test to be done by test participants. The first part is the questions that measure the ability of Listening Comprehension in the number of 50 questions, Structure & Written Expression 40 questions, and Reading Comprehension 50 questions. The entire matter was made in the form of multiple choice (except for the Computer Based TOEFL test is a matter of the essay writing ability of participants in English and other variations to match the form of questions such as, to highlight certain words in connection with the main idea of a reading, etc..). The entire test takes place in time approximately 150 minutes for the Paper and Pencil Based TOEFL, and approximately 240 minutes for Computer BasedTOEFL. A relatively long time for the Computer Based TOEFL tutorials are included procedures.
There are two types of TOEFL tests
1) Based TOEFL Paper and Pencil
2) Computer-Based TOEFL.
Type the first TOEFL test is the TOEFL test that we know so far, where both questions and answers done by using paper and pencil. While the second type of TOEFL test is a relatively new test model because it was first introduced in 1998. As stated in its name, this test uses a computer in the delivery of and participant test because these tests also will answer via the computer.
For the purposes of pre-selection or internal use of an institution, then the ETS as a developer and provider agency also conducts TOEFL TOEFL ITP (ITP = Institutional TestingProgramme). The number of questions and level of difficulty did not differ with ITP TOEFL Paper and Pencil-Based TOEFL and the Computer Based TOEFL, because the questions used in the TOEFL ITP TOEFL test is a matter that has been used before. Differences that need to be known by those who plan to follow the TOEFL test is that the score obtained from the TOEFL ITP in its use is limited.
Universities and colleges in America, for example, will only accept scores from the TOEFL Paper and Pencil-Based or Computer Based TOEFL. Another difference is in terms of test cost. Currently, the cost of Paper and Pencil-Based TOEFL and the Computer Based TOEFL is U.S. $ 110, while the TOEFL ITP is relatively cheaper cost of U.S. $ 25. There should also note that the Paper and Pencil-Based TOEFL and the Computer Based TOEFL Test Center is only held in particular with the schedule of tests that have been determined in advance, while the TOEFL ITP implementation is more flexible schedule and in Indonesia is conducted by the IIEF (The Indonesian International Education Foundation) with coordinate with the central language in public universities. In addition to TOEFL ITP, there is also a TOEFL Prediction / Equivalent Test that is usually used to estimate the TOEFL score before the relevant person take another TOEFL test (TOEFL Paper and Pencil-Based, Computer Based TOEFL, TOEFL ITP). Type Prediction TOEFL test is generally conducted by the institute / center language or places that hold training courses TOEFL.
Rating or scoring system used for the Paper and Pencil-Based TOEFL, TOEFL ITP, TOEFLPrediction Test and Computer Based TOEFL is different. This is done of course with the intention to avoid misunderstandings in the interpretation of test scores reported by participants. The range of scores used by the Paper and Pencil-Based TOEFL, TOEFL ITP, and TOEFL Prediction Test is 310 (lowest score) up to 677 (highest score), whereas for the Computer Based TOEFL, the lowest value is 0 and the highest value of 300 (TOEFL Score User Guide , 2000-2001). About the overall level of difficulty for this type of course the same test, so it can be said those who obtain a score of 677 on the TOEFL Paper and Pencil Based expected to obtain a score of 300 on Computer Based TOEFL, and vice versa if a participant obtained a score of 213 tests in the TOEFL test that uses computer (Computer Based TOEFL), the corresponding score on the Paper and Pencil-Based TOEFL is 550.
Selasa, 28 Desember 2010
strategi bisnis jasa untuk memasuki pemasaran global
Pemasaran global dalam bidang jasa tidak cukup hanya dengan pemasaran eksternal 7 P (product, price, place, promotion, process, personil, and physical facility), tetapi harus diikuti pula dengan peningkatan kualitas atau keterampilan para personil yang ada dalam perusahaan. Selain itu juga harus ada kekompakan atau suatu tim yang tangguh dari personil yang ada dalam perusahaan tersebut, khususnya dalam menghadapi para pelanggan sehingga membawa kesan tersendiri yang meyakinkan pelanggan. Kepuasan konsumen tidak hanya terletak pada mutu jasa, misalnya, restorannya yang megah dan makanannya yang bergizi. Tetapi, juga harus dipadukan dengan melakukan service quality improvement supaya peningkatan pelayanan benar-benar meyakinkan.
Pengelolaan jasa menghadapi tugas-tugas pokok, yaitu :
1. Meningkatkan Differensiasi Kompetitif Mereka (Increasing Their Competitive Differntiation)
Di dalam menghadapi persaingan yang semakin tajam, perusahaan dapat menciptakan inovatif dan citra yang berbeda dibandingkan dengan pesaingnya. Penciptaan inovatif ini harus dikembangkan sesuai dengan keinginan konsumen dan secara agresif harus lebih dahulu dari pesaing dan bukan meniru pesaing.
2. Meningkatkan Mutu Jasa
Kunci keberhasilan dalam pemasaran jasa adalah memenuhi atau melebihi pengharapan konsumen sasaran mengenai mutu jasa. Pengharapan konsumen tersebut suatu citra di mata konsumen, sehingga menjadi buah pembicaraan rekan-rekan konsumen lainnya. Pelayanan yang memuaskan merupakan salah satu bentuk pengharapan konsumen tersebut.
Ada 10 faktor dalam service quality, yaitu :
1) Kesiapan sarana jasa (access)
2) Komunikasi harus baik (communication)
3) Karyawan yang terampil (competence)
4) Hubungan baik dengan konsumen (courtesy)
5) Perusahaan dan karyawan harus berorientasi pada konsumen (credibility)
6) Harus konsisten dan cermat (responsiveness)
7) Cepat tanggap (responsiveness)
8) Keamanan konsumen terjaga (security)
9) Harus bisa dilihat (tangibles)
10) Memahami keinginan konsumen (understanding knowing the costumer)
3. Meningkatkan produktifitas
Ada tujuh pendekatan untuk meningkatkan produktivitas, yaitu :
1) Bekerja keras dengan keterampilan yang tinggi
2) Meningkatkan kuantitas
3) Menindustrikan jasa, maksudnya lebih memperluas aktivitas bisnis jasa tersebut dengan menggunakan peralatan yang lebih canggih.
4) Memodernisasi peralatan jasa yang dibutuhkan
5) Merancang jasa yang lebih efektif
6) Produktifitas tinggi tanpa mengurangi mutu
7) Memberikan insentif pada pelanggan
Setiap perusahan akan senantiasa mempertahankan eksistensi kinerjanya untuk mencapai pertumbuhan tertentu. Untuk itu setiap perusahaan akan berusaha untuk merebut pangsa pasar dengan berbagai strategi pemasaran dan juga peningkatan pelayanan yang maksimal dengan tujuan akhir untuk bisa memperoleh laba yang sebesar besarnya dengan pencapain kepuasan tamu ataupun pelanggan secara optimal. Oleh sebab itu setiap perusahan yang bergerak dibidang jasa pelayanan akan akan selalu senantiasa menjaga dan meningkakat mutu pelayanan mereka sehingga bisa secara maksimal bersaing dengan kebutuhan konsumen.
Disisi lain pasar atau Konsumen akan selalu memiliki kebutuhan yang tinggi atas prasarana dan komoditi produk yang handal yang bisa kita tawarkan kepada para konsumen kita,dengan demikian pasar akan selalu mencari jasa yang paling sesuai dan dapat memenuhi kebutuhan konsument secara maksimal.
Dalam hal ini tidak sedikit perusahaan yang tidak mengedepankan aspek peningkatan kualitas pelayanan mereka demi pencapain kepuasan konsumen secara optimal. Sehinggga setiap perusahaan selalu dituntut untuk selalu berinovasi untuk pencapain tujuan diatas demi memenuhi kepuasan konsumen tersebut .Tuntutan ini yang harus mereka pelajari untuk tidak akan terpaku dengan standar baku yang dianggap sudah cukup bisa memberikan kepuasan kepada konsumen .
Seperti yang diketahui kualitas pelayanan yang ditawarkan erat kaitannya dengan dorongan untuk pencapain konsument yang loyal untuk tetap memakai produk yang ditawarkan oleh sebuah jasa pelayanan.Dalam jangka panjang perusahaan akan selalu senantiasa memahami dengan seksama jasa yang diharapkan oleh semua pelanggannya. Dengan demikian perusahaan akan bisa meningkatakan kepuasan para pelanggannya, dimana perusahaan bisa memaksimumkan pengalaman pelanggan yang menyenangkan. Pada gilirannya akan tercipta “Brand Image” nilai jual yang tinggi pada perusahaan yang mampu meberikan pelayan yang baik terhadap para konsumennya.
Kualitas produk yang baik mempunyai kontribusi yang besar pada kepuasan pelanggan ,pangsa pasar dan profitabilitas .Untuk itu perlu diperhatikan permasalahan -permasalahan kritis yang mampu berdampak pada permasalahan jasa atas kepuasam pelanggan:
Kontribusi kualitas pelayanan secara nyata yang perlu diperhatikan :
1. Kualitas pelayanan yang mampu meberikan nilai jual tinggi,dengan senantiasa memberikan kepuasan yang superior kepada semua pelanggannya .
2. Kepuasan pelayanan membuka peluang untuk diversifikasi produk dan harga,misalnya pelayanan dibedakan karena kecepatan pelayanan yang diminta oleh pelanggan ,maka tarif yang lebih mahal akan dibebankan terhadap pelayanan yang membutuhkan penyelesaian paling cepat.
3. Kualitas pelayanan menciptakan loyalitas pelanggannya,pelanggan yang loyalitas tidak hanya potensial menjual produk yang sudah ada dan juga bisa menjual produk yang baru yang dimiliki oleh perusahaan .
4. Kulaitas pelayanan yang baik juga bisa menghemat biaya ,seperti biaya untuk mendapatkan pelanggan yang baru,biaya perbaikan kesalahan dan biaya pengembalian nama baik perusahaan karena kesalahan pelayanan.
5. Kulaitas pelayanan yang baik juga bisa memberikan kepuasan kerja bagi karyawan
Sumber:
URL : www.google.com
Minggu, 17 Oktober 2010
Etika Berbicara Dalam Agama Islam
Banyak sekali etika dalam berbicara, salah satunya adalah yang di anjurkan oleh agama. karena pada dasarnya agama mengajarkan kebaikan. Bagaimanakah sesungguhnya etika berbicara yang dianjurkan dalam Islam? mari kita baca menurut surat dan ayatnya dalam Al- Quran dan hadist. Smoga bermanfaat.
Pertama, ketika seorang Muslim berbicara hendaknya hanya untuk kebaikan (ma’ruf). Allah SWT berfirman, “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisik mereka, kecuali bisik-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah atau berbuat ma’ruf…” (QS An-Nisa [4]: 114).
Kedua, jangan membicarakan semua apa yang didengar. Sebab, bisa jadi semua yang didengar itu menjadi dosa. Rasulullah SAW bersabda, “Cukuplah menjadi suatu dosa bagi seseorang, yaitu apabila ia membicarakan semua apa yang telah ia dengar.” (HR Muslim).
Ketiga, berbicaralah tanpa ada rasa menggunjing (ghibah). “Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain.” (QS Al-Hujarat [49]: 12). Menggunjing orang lain sangat dilarang dalam Islam. Sebab, orang yang menggunjing itu tidak lebih baik dari yang digunjing. “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain karena bisa jadi mereka yang diolok-olok lebih baik dari mereka yang mengolok-olok…” (QS Al-Hujarat [49]: 11).
Keempat, berbicaralah seperlunya saja. Jangan membicarakan sesuatu yang tidak berguna. Rasulullah bersabda, “Termasuk kebaikan Islam-nya seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah). Kelima, berbicaralah dan jangan mendebat. Sabda Nabi, “Aku adalah penjamin sebuah istana di taman surga bagi siapa saja yang menghindari pertikaian (perdebatan) sekalipun ia benar.” (Muttafaq ‘Alaih).
Keenam, berbicara dengan tidak memaksakan diri. “Dan sesungguhnya manusia yang paling aku benci dan yang paling jauh dariku di hari kiamat kelak adalah orang yang banyak bicara, orang yang berpura-pura fasih, dan orang-orang yang sombong.” (HR At-Tirmidzi).
Ketujuh, berbicaralah dengan tenang dan tidak tergesa-gesa. Aisyah RA pernah berkata, “Sesungguhnya Rasulullah apabila membicarakan suatu pembicaraan, sekiranya ada orang yang menghitungnya, niscaya ia dapat menghitungnya.” (Muttafaq ‘Alaih).
Sejatinya, Islam tidak melarang manusia untuk berbicara. Berbicara justru sangat dianjurkan jika mengandung manfaat dan kebaikan. Tetapi sebaliknya, sangat dilarang jika pembicaraan itu mengandung keburukan dan penyesatan. “Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir hendaknya ia berbicara yang baik-baik atau diam.” (Al-Hadis).Sumber : omjun.com
Jumat, 15 Oktober 2010
TIPS MEMIMPIN DENGAN BAIK
- pahamilah setiap karakter seluruh karyawan dikantor dengan baik, dan layani mereka dengan cinta serrta penuh tanggung jawab.
- sebagai pemimpin, pimpinlah mereka dengan sabar dalam pengendalian diri yang baik.
- jadilah seorang pemimpin yang member perhatian, penghargaan, dan motivasi kepada semua karyawan. jadilah seorang pemimpin yang memenuhi harapan bagi karyawan dan memenuhi kebutuhan karyawan dengan tanpa pamrih.
- jadilah diri sendiri dan dapatkan kehormatan melalui sifat baik anda.
- perlakukanlah setiap karyawan sebagai orang – orang penting yang menjadi inti kekuatan organisasi.
Senin, 12 April 2010
Asa
Kau bukan milikku
tapi aku merasakan
rasa sayang itu
Memang masih ada
Karena hati ini
Selalu menyimpannya
Bukan aku yang berharap
Akan kedatangan cintamu
Tapi harapan yang menantikan dirimu
Tuk kesekian kalinya
Aku katakan bahwa aku sayang kamu
Tapi suka bukan berarti cinta

